Tanda Awal kehamilan Umum dan Cara Memastikan Kehamilan - Semoga Sehat

Tanda Awal kehamilan Umum dan Cara Memastikan Kehamilan

Semogasehat.com, Tanda Awal kehamilan Umum dan Cara Memastikan Kehamilan - Tanda awal kehamilan yang umum di kenal di masyarakat adalah terlambat datang bulan, hal ini berlaku untuk Anda yang siklus menstruasinya normal dan tidak pernah terlambat setiap bulannya. Tapi akan sulit mengetahui tanda awal kehamilan jika siklus mentruasi  Anda cenderung tidak teratur menggunakan metode ini.



Tetapi bila Anda adalah wanita yang memiliki siklus mentruasi yang tepat waktu sekalipun, pada saat Anda melewatkan periode menstruasi bukan jaminan pasti itu adalah tanda awal kehamilan. Perubahan pola makan, peningkatan aktivitas fisik, dan stres adalah factor yang dapat menyebabkan Anda mengalami terlambat datang bulan atau bahkan tidak dating bulan sama sekali.



Tanda Awal Kehamilan :


tanda awal kehamilan

Tanda awal kehamilan tentunya tidak akan sama pada setiap wanit. Dengan melihat fakta tersebut maka tidak ada salahnya Anda mengenali tanda-tanda umum selain terlambat datang bulan agar kehamilan lebih cepat terdiagnosa.



1. Kram dan bercak


Minggu ke pertama sampai Minggu keempat , sel telur yang telah dibuahi akan membentuk blastokista (kelompok sel yang berisi cairan) yang akan berkembang menjadi organ tubuh dan bagian tubuh bayi. Sekitar 10 sampai 14 hari (minggu ke empat) setelah pembuahan, blastokista akan implantasikan di endometrium (lapisan rahim). Hal ini yang biasa menyebabkan pendarahan implantasi, tetapi karena munculnya berdekatan dengan waktu mentruasi kadang-kadang wanita tidak menyadari kalau itu merupakan tanda awal kehamilan. Berikut adalah beberapa tanda pendarahan implantasi:



Warna bercak darah pada pendarahan implantasi adalah merah muda atau coklat dan tampak bercaknya samar-samar. Berbeda dengan darah pada saat dating bulan (mentruasi) yang berwarna terang dan bercaknya lebih jelas.



Aliran darah pada pendarahan Implantasi ringan dan tidak bertambah deras. Tidak bergumpal-gumpal dan menjadi semakinderas seperti pada saat menstruasi.



Kram pada pendarahan Implantasi ringan tidak seberat kram yang ditimbulkan seperti pada saat mentruasi.



Waktu pada pendarahan Implantasi, misalnya pagi hari muncul bercak kemudian berhenti kemudian muncul lagi pada sore hari berlangsung selama satu sampai 2 hari. Berbeda dengan menstruasi yang terjadi secara terus menerus selama dua sampai 7 hari.



2. Tidak datang bulan (Haid)


Setelah proses implantasi selesai, maka tubuh Anda akan mulai memproduksi human chorionic gonadotropin (hCG). Hormon ini membantu tubuh menjaga kehamilan, hal Ini yang mengirim sinyal ke indung telur untuk berhenti melepaskan telur matang setiap bulannya. Sehingga Anda tidak akan datang bulan pada periode bulan tersebut.



3. Suhu tubuh basal meningkat


Meningkatnya suhu tubuh basal juga merupakan salah satu tanda awal kehamilan. Suhu tubuhbasal Anda juga dapat meningkat dengan lebih mudah saat berolahraga atau dalam cuaca panas. Kondisi ini akan bertahan selama masa kehamilan, sehingga Anda harus memastikan untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik  dengan cara minum lebih banyak air.



4. Mudah Lelah


Tingkat progesteron Anda pada awal kehamilan yang tinggi biasanya akan membuat Anda merasa cepat mengantuk dan kelelahan. Berikut tips untuk mengatasi lelahan pada awal kehamilan:



  • Berusahalah untuk mendapatkannya cukup tidur.

  • Menjaga kamar tidur Anda tetap dingin juga bisa membantu anda bisa beristirahat dengan tenang, selain itu juga berguna untuk mengatasi suhu basal tubuh Anda yang mungkin lebih tinggi pada tahap awal kehamilan.



5. Meningkatnya denyut jantung


Sekitar minggu ke 8 atau 10, hati Anda mungkin mulai memompa lebih cepat dan lebih keras. Palpitasi dan aritmia biasa terjadi pada kehamilan, Hal ini biasanya disebabkan oleh hormon. Peningkatan aliran darah akibat janin terjadi pada saat hamil. Idealnya, manajemen dimulai sebelum konsepsi, namun jika Anda memiliki masalah jantung yang mendasarinya, dokter Anda dapat membantu mengawasi dosis rendah obat-obatan.



6. Perubahan pada payudara


Perubahan payudara bisa terjadi antara minggu keempat dan keenam.  Payudara Anda menjadi lebih berat dan cenderung menjadi lebih sensitif ketika payudaranya tersentuh, termasuk tersentuh branya sendiri, yang bisa memunculkan rasa sedikit  sakit, nyeri dan gatal. Hal ini  disebabkan karena perubahan hormon esterogen dan progesteron yang meningkat dengan cepat.



Perubahan puting dan payudara juga bisa terjadi sekitar minggu kesebelas. Hormon terus menyebabkan payudara Anda tumbuh. Areola - daerah sekitar puting susu - dapat berubah menjadi warna yang lebih gelap dan tumbuh lebih besar. Berikut tips memilih bra pada awal kehamilan:



  • Carilah bra yang memiliki banyak kaitan di belakang, minimal 4 kaitan, sehingga bisa dipasang atau diatur sesuai kebutuhan Anda.

  • Carilah bra yang menutup sebagian besar payudara Anda. Bra seperti ini akan lebih nyaman digunakan, karena biasanya payudara akan jadi lebih sensitif.



7. Perubahan suasana hati (Mood)


Kadar estrogen dan progesterone yang tinggi pada awal kehamilan dapat mmpengaruhi mood Anda. Perubahan suasana hati yang cepat seperti gembira menjadi sedih, Anda bisa saja tiba-tiba menangis hanya karena sebuah iklan di tv yang di tonton. Hal ini adalah biasa terjadi pada awal kehamilan jadi tidak perlu risau, kecuali perubahan mood ini mengarah ke kondisi depresi dan stress berlebihan.



8. Sering buang air kecil dan inkontinensia


Selama kehamilan tubuh Anda meningkatkan jumlah darah yang dipompanya. Hal ini menyebabkan ginjal memproses lebih banyak cairan dari biasanya, yang menyebabkan lebih banyak cairan di kandung kemih Anda.



Rahim yang membesar pada masa kehamilan menyebabkan kandungan kemih jadi tertekan sehingga Anda lebih sering buang air kecil, kadang-kadang di perparah dengan masalah kesulitan mengontrol buang air kecil (inkontinensia).



9. Sembelit (Konstipasi) dan kembung


Sembelit (Konstipasi) biasa juga sering dialami oleh ibu pada masa awal kehamilan karena tubuh mereka memproduksi lebih banyak hormon progesteron. Dengan meningkatnya hormon progesteron yang berfungsi sebagai pelemas otot ini membuat otot usus Anda sulit berkontraksi dan mendorong kotoran keluar sehingga terjadi sembelit dan disertai kembung.



10. Mual dan muntah (Morning sickness)


Mual dan muntah atau biasa di sebut morning sickness biasanya berkembang di sekitar minggu keempat sampai enam. Meski disebut morning sickness, tetapi rasa mual dan muntah bisa terjadi kapan saja di siang hari atau malam hari. Penyebabnya morning sickness diperkirakan karena adanya peningkatan kadar esterogen yang diproduksi oleh placenta dan janin, dimana hormon ini mengakibatkan pengosongan usus berjalan lebih lambat.



Morning sickness akan hilang pada bulan ke tiga masa kehamilan, tetapi ada beberapa wanita yang mengalaminya sampai minggu ke duapuluh. Berikut Tips menghadapi morning sickness :



  • Menyiapkan biskuit asin di tempat tidur Anda dan makan beberapa setelah bangun pagi dapat membantu mengatasi morning sickness.

  • Tetap terhidrasi dengan minum banyak air.

  • Jangan memikirkan mual, karena semakin Anda pikirkan semakin mual.



11. Darah tinggi dan Perasaan pusing


Normalnya  tekanan darah akan turun pada tahap awal kehamilan karena pembuluh darah membesar , Hal inilah yang dapat menyebabkan perasaan pusing.



Tekanan darah tinggi akibat kehamilan lebih sulit ditentukan, hampir semua kasus hipertensi dalam 20 minggu pertama mengindikasikan masalah mendasar. Ini bisa terjadi pada awal kehamilan, tapi mungkin juga terjadi sebelumnya. Dokter Anda akan mengambil tekanan darah pada kunjungan pertama untuk membantu menentukan dasar untuk tekanan darah normal Anda.



12. Sensivitas terhadap bau


Ada sedikit bukti ilmiah tentang sensitivitas bau pada trimester pertama. Sensitivitas bau seperti seperti bau masakan, kopi, parfum, asap rokok dan lainnya yang bisa saja memicu terjadinya rasa mual dan muntah yang dapat menyebabkan tidak bisa makan.



Peneliti menemukan kecenderungan bahwa wanita hamil cenderung menilai bau seperti lebih intens selama trimester pertama mereka.



13. Hilangnya nafsu makan


Peningkatan kadar hormon beta-hCG (human chorionic gonadotrophin) dan sensitifitas terhadap bau-bauan berakibat wanita hamil menjadi tidak berselera menyantap makanan.



14. Perubahan berat badan


Anda mungkin menemukan diri Anda memperoleh sekitar satu sampai empat kilogram dalam beberapa bulan pertama. Kebutuhan kalori pada awal kehamilan tidak akan banyak berubah dari makanan biasa Anda, tapi akan meningkat seiring perkembangan kehamilan. Pada tahap selanjutnya, perubahan berat badan selama kehamilan terjadi pada:



  • payudara (sekitar 1 sampai 3 pon)

  • rahim (sekitar 2 pon)

  • plasenta (1 dan 1/2 pon)

  • cairan ketuban (sekitar 2 pon)

  • peningkatan volume darah dan cairan (sekitar 5 sampai 7 kilogram)

  • lemak (6 sampai 8 pon)



15. Perubahan bentuk tubuh


Perubahan bentuk tubuh pada awal kehamilan bukan saja terjadi pada perut yang jadi membesar  tetap bagian tubuh lain seperti bokong, paha, dada dan lengan juga umumnya akan membesar.



Tanda awal kehamilan juga bisa di lihat dari perubahan pada bibir organ intim (area kewanitaan)  yang warna semula merah muda menjadi berwarna lebih pucat ataupun gelap.



16. Sering Meludah (Hipersalivasi)


Terjadinya perubahan hormon estrogen menyebabkan kelebihan produksi air liur atau karena kemampuan untuk menelan air liur anda menurun mengakibatkan Anda akan sering meludah.



Kondisi ini akan berangsur-angsur menghilang dengan sendirinya setelah masa kehamilan memasuki trimester kedua.



17. Rasa Sakit Punggung


Ketika Anda tidak punya masalah dengan yang namanya sakit punggung. Akan tetapi tiba-tiba punggung bagian bawah terasa nyeri.



Hal ini bisa menjadi tanda-tanda atau gejala kuat terjadinya kehamilan, apabila benar-benar hamil, maka gangguan ini akan terasa hingga akhirnya melahirkan kelak.



Beberapa gejala awal kehamilan yang sudah di jelaskan di atas belum pasti merupakan tanda awal kehamilan bisa saja gejala itu merupakan tanda bahwa tubuh kita sedang sakit. Bisa juga terjadi sebaliknya seorang wanita hamil tetapi tidak mengalami tanda awal seperti yang di sebutkan di atas.



Tanda kehamilan bisa di bagi menjadi 2 jenis :


1. Tanda kehamilan yang belum pasti



  • Mengalami mual dan muntah.

  • Sering buang air kecil.

  • Munculnya bercak darah (flek) yang diikuti kram perut.

  • Perubahan pada payudara.

  • Sering pusing dan sakit kepala.

  • Sering meludah yang tidak wajar.

  • Mudah lelah dan mengantuk.

  • Sembelit

  • Naiknya temperatur basal tubuh.

  • Hiperpigmentasi kulit.

  • Pingsan.

  • Varises.

  • Mengidam.



2. Tanda kehamilan yang kuat



  • Suhu basal tubuh, jika sesudah ovulasi kondisi suhu basal tubuh tetap dalam kondisi tinggi (antara 37,2 - 37,8 derajat).

  • Hasil positif test kehamilan, Direkomendasikan menggunakan test kehamilan ketika pagi hari setelah 7 hari setelahhubungan intim. Adapun jika ingin mengetahui tanda kehamilan, maka tentunya dengan pemeriksaan medis oleh dokter kandungan.

  • Adanya detak jantung calon bayi, Dokter kandungan bisa mengetahui kondisi detak jantung janin dengan alat stetoskop leanec, alat dopler dan alat kardiotokografi.

  • Pemeriksaan USG ke dokter kandungan, USG adalah cara mengetahui kehamilan dengan pasti, kegunaannya bisa mengetahui gerakan janin, mengetahui jenis kelamin bayi, hingga mengetahui kondisi kesehatan kehamilan.



Dengan adanya tanda kehamilan yang tidak pasti dan tanda kehamilan yang kuat maka untuk memastikan apakah Anda sedang hamil atau sedang mengidap suatu penyakit yang gejalanya sama dengan tanda awal kehamilan adalah dengan memastikan tanda kehamilan tersebut.



Memastikan tanda awal kehamilan :


1. Test Urin


Tes urin kehamilan dilakukan untuk mengetahui keberadaan HCG (Human Chorionic Gonadotrphin). HCG merupakan hormon yang dihasilkan oleh plasenta ketika embrio mulai menempel pada dinding rahim. Alat yang digunakan banyak dijual dipasaran seperti apotek atau toko obat, namanya alatnya adalah test pack. Cara penggunaan alat test pack :




  • Tampung sedikit air seni yang pertama kali dikeluarkan saat pagi haripada wadah steril.

  • Celupkan ke dalam air seni yang berada di dalam wadah steril. Sebaiknyates urin kehamilan dilakukan 7 hari setelah ovulasi (pembuahan).

  • Anda bisa mengetahui hasil pengetesan dengan langsung melihat tanda pada strip alat test pack.



2. Test Darah


Tes darah juga dilakukan dengan metode mengetahui keberadaan HCG. Sample darah Anda akan dibawa ke laboratorium untuk di periksa. Tingkat keakuratan tes darah hampir sama dengan tes urin menggunakan test pack.



3. Test USG


Test dengan menggunakan alat ultrasonografi (USG) adalah cara yang palingakurat. Test USG dapat dilakukan rumah sakit, klinik-klinik bersalin, ataupun tempat praktek dokter. Dokter dan Anda bisa melihat gambaran embrio melalui layar monitor USG. Sehingga kehamilan bisa dideteksi lebih akurat.



Penutup


Itulah tadi Tanda awal kehamilan, tanda kehamilan yang belum pasti, tanda kehamilan yang kuat dan cara memastikan tanda awal kehamilan beserta semua hal yang terkait tentangnya. Semoga pengetahuan Anda bisa bertambah dan menjadi lebih peduli pada kesehatan.

0 Response to "Tanda Awal kehamilan Umum dan Cara Memastikan Kehamilan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel