Bahaya Pengawet Makanan Bagi Kesehatan Yang Wajib Diketahui - Semoga Sehat

Bahaya Pengawet Makanan Bagi Kesehatan Yang Wajib Diketahui

Bahaya Pengawet Makanan – Mungkin sudah tidak akan kita temukan lagi makanan kemasan yang di jual di supermarket yang tidak memiliki kandungan bahan pengawet didalamnya. Kandungan pengawet dicantumkan pada kemasan pembungkus dan biasanya kadarnya sangat kecil, tetapi walaupun kadarnya sangat kecil pengawet makanan tetap ada bahayanya bagi kesehatan.
Bahan pengawet digunakan oleh produsen makanan biasanya untuk mencegah tumbuhnya bakteri dan jamur agar :

• Makanan bisa disimpan lebih lama tanpa ada kekuatiran akan rusak.
• Dapat di konsumsi kapan saja, dimana saja asalakan tidak melewati tanggal kadaluarsanya
• Dipakai untuk menentralkan racun alami yang di kandung bahan makanan.


Di sengaja atau tidak beberapa jenis pengawet yang digunakan oleh perusahaan makanan dapat membahayakan kesehatan bila digunakan dalam jangka pendek atau jangka panjang. Dampak atau efek yang biasa ditimbulkan pengawet makanan pada orang yang mengkonsumsinya tidak sama antara orang satu dengan yang lain, biasanya dipengaruhi oleh usia dan riwayat kesehatan orang tersebut.
Cara mengawetkan makanan yang aman dan mudah dilakukan di rumah :

• Dipanaskan
Cocok untuk mengawetkan bahan makanan padat, namun tidak efektif untuk bahan makanan yang mengandung vitamin dan protein seperti telur, daging.
• Didinginkan.
Cara ini paling mudah dilakukan yaitu hanya dengan bahan makanan seperti daging atau susu ke dalam lemari pendingin.
• Pembekuan.
Cocok untuk makanan yang mengandung protein tinggi seperti daging dan ikan agar kandungan proteinnya tidak cepat rusak.
• Penjemuran
Mengeringkan bahan makanan di bawah sinar matahari biasa digunakan untuk mengawetkan ikan dan daging.
• Pengasapan.
Mengeringkan bahan makanan dengan menggunakan asap dari kayu yang dibakar, biasa digunakan untuk mengawetkan ikan dan daging.
• Pengentalan.
Cocok untuk mengawetkan makanan yang berbentuk cair.
• Ditepungkan.
Cocok untuk mengawetkan makanan yang mengandung karbohidrat seperti beras, singkong, gandum dan sagu.


Berikut ini adalah zat berbahaya yang dilarang pemerintah karena berbahaya bagi kesehatan tubuh tetapi sering digunakan produsen nakal sebagai pengawet makanan pada produk mereka :

• Borak (Asam borat)
• Formalin
• Asam salsiat
• Sodium nitrit
• Kloramfenikol
• Butil Hidroksi Toluen (BHT) dan Butil Hydroxy Anisole (BHA)
• Olestra
• Kalium bromat
• Acesulfame-K dan aspartam (pemanis buatan)
• Propyl Gallate/Glycol
• Pewarna tekstil,
• Rhodamin B
• Amaranth,
• Methanyl yellow,
• Cat



Bahaya Pengawet Makanan Bagi Kesehatan


Mengkonsumsi pengawet makanan memiliki dampak dan efek yang buruk bagi kesehatan terutama jika Anda mengkonsumsinya secara berlebihan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.



Bahaya pengawet makanan yang menyebabkan gangguan kesehatan jangka pendek :


1. Kesulitan bernapas


Bahan pengawet seperti aspartame, benzoate, dan sulfit bisa mengakibtkan kesulitan bernapas, menyebabkan gejala asma dan dapat memperparah penyakit asma yang Anda derita.



2. Infeksi saluran pernapasan


Bahan pengawet nitrate dan nitrite yang biasa ditemukan pada olahan daging seperti kornet, sosis, daging hamburger dan hot dog. Jika di konsumsi secara berlebihan maka akan mengakibatkan terjadinya infeksi saluran pernapasan.



3. Rasa terbakar di tenggorokan


Bahan pengawet boraks dan formalin merupakan bahan pengawet yang dilarang tetapi banyak digunakan oleh produsen makanan yang nakal. Boraks dan formalin dapat mengakibatkan rasa seperti terbakar pada tenggorokan apabila di konsumsi.



4. Iritasi kulit


Bahan pengawet sulfit dapat mengakibatkan iritasi pada kulit jika di konsumsi oleh orang yang alergi terhadap sulfit. Pada tingkat alergi yang lebih parah dapat juga menyebabkan kesulitan bernapas dan diare.



5. Diare


Bahan pengawet nitrate dan nitrite juga dapat mengakibatkan diare jika di konsumsi.



6. Sakit kepala


Bahan pengawet formalin dapat membuat Anda langsung sakit kepala walaupun dikonsumsi dalam jumlah sedikit.



7. Mual dan muntah


Bahan pengawet boraks dan formalin dapat mengakibatkan mual dan muntah yang mirip seperti gejala keracunan makanan.



8. Kekurangan vitamin B1


Bahan pengawet sulfit yang biasa digunakan agar makanan tidak mudah berubah warna biasa ditemui pada makanan ringan seperti kripik kentang mengakibatkan rusaknya vitamin B1 yang dibutuhkan tubuh.



Bahaya pengawet makanan yang menyebabkan gangguan kesehatan jangka panjang :


1. Kerusakan jantung


Bahan pengawet yang terdapat di makanan yang kita konsumsi dapat menyebabkan fungsi jaringan jantung melemah. Dan jika terus berlangsung dalam jangka panjang akan mengakibatkan kerusakan jantung serius.



2. Kerusakan ginjal


Bahan pengawet Sodium Benzoate sudah mendapat izin dari pemerintah untuk digunakan untuk mencegah tumbuhnya bakteri pada makanan agar awet dalam waktu yang panjang. Tetapi terlalu sering mengkonsumsi makanan yang mengandung Sodium Benzoate dapat memicu terjadinya kerusakan ginjal.



3. Kangker otak


Bahan pengawet Nitrate dan Nitrite bila dikonsumsi dalam waktu yang panjang dapat menyebabkan seseorang terkena penyakit kangker otak yang dapat menyebabkan kematian.



4. Tumor perut dan liver


Bahan pengawet Butil Hidroksi Toluen (BHT) di izinkan pemerintah untuk digunakan untuk pengawet makanan dalam takaran yang sangat rendah. Mengkonsumi Butil Hidroksi Toluen (BHT) dalam jangka waktu yang panjang akan memicu tumbuhnya tumor pada perut dan liver Anda.



5. Leukimia


Bahan pengawet Nitrate yang terkandung dalam makanan dan di konsumsi dalam waktu lama bisa memicu leukemia atau bisa disebut juga kangker darah.



6. Diabetes


Bahan pengawet yang mengandung pemanis buatan seperti aspartame ternyata bisa juga mengakibatkan penyakit diabetes jika di konsumsi dalam waktu yang panjang selain penyakit diabetes yang disebabkan oleh faktor turunan.



7. Hiperaktif pada anak


Bahan pengawet dapat mengakibatkan prilaku hiperaktif pada anak-anak yang oleh orang tuanya sering di beri makanan yang mengandung pengawet makanan dalam waktu yang panjang.


Sebenarnya penggunaan pengawet pada makanan sudah di atur dengan ketat oleh pemerintah melalui peraturan Menteri Ksehatan No 722 tahun 1988. Tetapi tidak bisa kita pungkiri banyak sekali produsen makanan yang nakal menggunakan bahan pengawet yang dilarang untuk memperoleh keuntungan yang besar. Sehingga kita sebagai konsumen harus lebih teliti untuk memilih agar tidak terkena dampak dan efek berbahaya dari pengawet makan.


Demikianlah pembahasan tentang bahaya pengawet makanan bagi kesehatan baik jangka pendek maupun jangka panjang. Semoga bermanfaat dan menjadi lebih perduli pada kesehatan.

0 Response to "Bahaya Pengawet Makanan Bagi Kesehatan Yang Wajib Diketahui"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel