Pertolongan Pertama Pada Mimisan Yang Wajib Diketahui - Semoga Sehat

Pertolongan Pertama Pada Mimisan Yang Wajib Diketahui

Pertolongan pertama pada Mimisan – Mimisan atau hidung berdarah biasanya disebabkan pecahnya pembuluh darah kecil (kapiler) pada bagian depan lubang hidung, sedangkan mimisan karena pembuluh darah besar pada bagian belakang lubang hidung jarang terjadi.


Mimisan pada anak-anak biasanya tidak berbahaya karena akan berhenti dengan sendirinya. Tetapi tidak demikian jika terjadi pada orang dewasa karena bisa saja mimisan merupakan tanda dari kondisi medis atau penyakit tertentu yang memerlukan penanganan yang serius.



Penyebab dari Mimisan :


  • Hidung sangat rentan terhadap trauma seperti benturan benda keras dan pukulan yang tepat mengenai hidung.

  • Akibat suhu yang terlalu panas dapat menyebabkan mimisan karena lapisan hidung menjadi sangat kering dan menjadi retak.

  • Mimisan juga dapat disebabkan karena mengkonsumsi obat pengencer darah.

  • Perubahan suhu dari terlalu dingin berubah menjadi panas akibatnya hidung tidak mampu cepat beradaptasi dapat menyebabkan mimisan.

  • Infeksi yang terjadi karena terlalu sering mengorek hidung (ngupil)

  • Alergi terhadap udara dingin, debu dan bulu binatang dapat menyebabkan mimisan.

  • Mimisan bisa juga disebabkan karena mudah pecahnya pembuluh darah di hidung akibat penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi)

  • Terlalu banyak mengkonsumsi minuman yang mengandung alkohol mengakibatkan pembuluh darah kapiler di hidung menjadi sensitif dan mudah pecah.

  • Merokok juga ternyata dapat menyebabkan mimisan, karena asap rokok bisa menyebabkan lapisan hidung menjadi sangat sensitif atau iritasi


Pertolongan Pertama Pada Mimisan


Biasa ketika darah keluar dari hidung maka seseorang tentunya akan panik, apalagi bila orang itu baru pertama kali mengalaminya. Orang yang sedang mimisan tentunya tidak bisa mengatasinya sendiri, tentunya membutuhkan bantuan orang lain.



Berikut cara pertolongan pertama pada mimisan :


1. Jangan berbaring atau mendongak keatas


Jika Anda berbaring atau mendongak keatas maka darah dari hidung dapat mengalir masuk ketenggorokan mengakibatkan tersedak, apabila sampai tertelan dapat mengakibatkan iritasi dan gangguan pencernaan.



2. Duduk tegak dan kepala lurus kedepan


Duduk tegak dapat mengurangi tekanan darah pada pembuluh darah di hidung sehingga bisa mengurangi pendarahan.



3. Menekan hidung


Tetap pada posisi duduk tegak dimana tekanan darah dalam hidung menurun, tekan tulang hidung bagian bawah menggunakan ibu jari dan telunjuk selama 10 – 15 menit, biasanya cara seperti ini dapat menghentikan mimisan. Selama proses tersebut orang tersebut dapat bernapas teratur melalui mulut.



4. Ulangi langkah-langkah diatas


Apabila proses menekan hidung sudah berlangsung selama 10 – 15 menit tetapi mimisan belum berhenti ulangi kembali langkah-langkah diatas.



5. Mencegah mimisan berulang


Biasanya mimisan yang sudah berhenti akan berulang, untuk mencegahnya hindari mengeluarkan sisa darah di hidung dengan cara mengorek dan menghenbuskannya secara paksa. Hindari posisi membungkuk beberapa jam kedepan setelah mimisan berhenti, jaga posisi kepala tetap lebih tinggi dari jantung Anda.



6. Kompres es batu


Setelah semua langkah diatas selesai dan masih dalam posisi duduk tegak Anda bisa mencoba mengkompres batang hidung menggunakan es batu. Caranya bungkus es batu dengan kain lembut kemudian tempelkan pada batang hidung dan pipi.



7. Periksakan ke dokter


Jika semua langkah-langkah diatas sudah dilakukan tetapi mimisan tidak kunjung berhenti atau darah yang keluar malah bertambah banyak, jangan tunggu lebih lama lagi segera berobat ke dokter untuk memastikan penyebab mimisan Anda.


Beberapa hal yang harus dilakukan setelah mimisan Anda berhenti agar mimisan tidak berulang kembali :

  • Istirahat yang cukup jangan melakukan banyak aktifitas.

  • Tidur dengan posisi lebih tinggi dari bagian leher kebawah minimal 45 derajat.

  • Tidak meniup dengan keras bagian hidung.

  • Jika bersin buka mulut sehingga tekanan keluar dari hidung

  • Hindari mengejan pada saat buang air besar.

  • Hindari melakukan pekerjaan sambil membungkuk

  • Hindari merokok dan asap rokok dari perokok lainnya.

  • Konsumsi makan yang mengandung serat untuk menghindari sembelit.

  • Hindari mengkonsumsi obat untuk pengencer darah.

  • Bersihkan hidung dari darah beku yang sudah kering menggunakan obat semprot hidung, jangan dikorek menggunakan jari.


Jika Pada korban mimisan terdapat tanda-tanda seperti di bawah ini segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih serius :

  • Mimisan tidak kunjung berhenti dalam kurun waktu 30 menit setelah dilakukan pertolongan pertama pada mimisan.

  • Volume darah yang keluar bertambah banyak

  • Mimisan dua sampai tigakali seminggu

  • Saat mimisan detak jantung tidak beraturan dan susah bernapas

  • Kulit menjadi pucat dan terjadi pendarahan pada bagian tubuh lainnya.


Demikian pembahasan tentang penyebab serta pertolongan pertama pada mimisan, apa saja yang harus dilakukan setelah mimisan berhenti dan kapan Anda harus ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang lebih serius. Semoga bermanfaat dan dapat lebih perduli lagi terhadap kesehatan.

0 Response to "Pertolongan Pertama Pada Mimisan Yang Wajib Diketahui"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel